Senin, 02 Agustus 2010

Bermegah-megahan Mendirikan Mesjid adalah Salah satu Tanda-tanda Kiamat

Dari Anas radhiyallaHu ‘anHu, Rasulullah ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam bersabda,

“Laa taquumus saa’atu hatta yatabaaHan naasu fil masaajidi” yang artinya “Tidak akan tegak hari kiamat sampai manusia bermegah-megah dengan (membangun) masjid-masjid (nya)” (HR. Abu Dawud no. 449)

Maka pada hari ini kita menyaksikan kebanyakkan dari kaum muslimin telah bermegah-megah di dalam membangun mesjid-mesjid mereka, siapa diantara mereka yang paling megah dan paling bagus bangunannya, serta yang paling cantik dalam menghiasinya, padahal Rasulullah ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam bersabda,

“Maa umirtu bitasy-yiidil masaajidi” yang artinya “Aku tidak diperintah untuk memegahkan masjid-masjid”.

Kemudian berkata Ibnu Abbas radhiyallaHu ‘anHu, “Sungguh kalian akan memperindah (masjid-masjid), sebagaimana Yahudi dan Nashara telah memperindah (tempat ibadah mereka)” (HR. Abu Dawud no. 448)

Maraji’ :

Telah Datang Zamannya, Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat, Pustaka Imam Muslim, Jakarta, Cetakan Pertama, Jumadits Tsaniyah 1426 H/Juli 2005 M, hal. 80-81.

(http://diserambimesjid.blogspot.com/2009/10/bermegah-megahan-mendirikan-mesjid.html)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar